Terkecuali Amerika
Catatan Cak AT: Akhirnya pemerintah mundur perlahan seperti kambing melihat harimau lapar. Baru kemarin gagah bicara tentang “kedaulatan devisa”, “ketahanan ...
Read moreCatatan Cak AT: Akhirnya pemerintah mundur perlahan seperti kambing melihat harimau lapar. Baru kemarin gagah bicara tentang “kedaulatan devisa”, “ketahanan ...
Read moreCatatan Cak AT: Indonesia tiba-tiba seperti sedang memutar ulang kaset kuno yang sudah lama disimpan di gudang konstitusi. Debunya tebal. ...
Read moreCatatan Cak AT: Angka itu jatuh seperti daun di musim kemarau yang tak kenal belas kasihan. Dari lebih 4,8 juta, ...
Read moreCatatan Cak AT: Ada satu kalimat yang mendadak membuat ruang fiskal terasa seperti ruang ICU: survival mode. Ia bukan keluar ...
Read moreCatatan Cak AT: Di kaki Gunung Manglayang, di sebuah kampung kecil di Sukabumi, Jawa Barat, hidup seorang petani bernama Falah. ...
Read moreCatatan Cak AT: Ia datang tanpa permisi, tanpa basa-basi, langsung duduk di ruang tamu kesadaran kita. Namanya video pendek. Durasi ...
Read moreCatatan Cak AT: Di Amerika, data sudah seperti ladang minyak baru. Bedanya, kalau minyak harus dibor ke perut bumi, data ...
Read moreCatatan Cak AT: Begitu Muhamad Qodari ditetapkan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, selagak menteri penerangan era Orde Baru, ...
Read moreCatatan Cak AT: Jakarta memang kota yang unik. Bahkan urusan sampah pun harus dibuka dengan panggung musik. Di kawasan Rasuna ...
Read moreCatatan Cak AT: Negeri ini memang penuh kejutan. Bahkan untuk urusan “sisa internet”, rakyat harus naik tangga sampai Mahkamah Konstitusi ...
Read more