Membaca Sastra Koreksi Permanen
Catatan Cak AT: Membaca karya László Krasznahorkai bukanlah urusan ringan seperti menyeruput kopi sachet sambil menunggu azan Magrib. Ia lebih ...
Read moreCatatan Cak AT: Membaca karya László Krasznahorkai bukanlah urusan ringan seperti menyeruput kopi sachet sambil menunggu azan Magrib. Ia lebih ...
Read moreCatatan Cak AT: Kalau bicara reformasi kepolisian, jangan buru-buru bayangkan adegan heroik polisi menembak ke langit sambil teriak "Reformasi atau ...
Read moreCatatan Cak AT: Dalam sebuah forum diskusi awal pekanan Insan Cita alumni HMI, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra berbicara bukan ...
Read moreCatatan Cak AT: Alhamdulillah, dunia akhirnya menyaksikan sesuatu yang selama ini terasa seperti sandiwara tragedi tanpa jeda iklan: genjatan senjata ...
Read moreCatatan Cak AT: Ah, Senayan kembali jadi panggung sandiwara ekonomi tingkat tinggi. Hari itu, belum lama ini, Menteri Keuangan melenggang ...
Read moreCatatan Cak AT: Kuala Lumpur kini tampak seperti stadion besar yang lampunya padam karena disambar petir kejujuran. Bukan karena hujan ...
Read moreCatatan Cak AT: Jakarta, awal Oktober 2025. Di ruang sidang Pengadilan Tipikor yang biasanya dingin oleh AC dan naskah dakwaan, ...
Read moreCatatan Cak AT: Ada masa ketika awan hanyalah gumpalan putih di langit, lambang puisi cinta dan tanda turunnya hujan. Namun ...
Read moreCatatan Cak AT: "Innalillahi wa inna ilayhi raji'un." Kalimat pendek yang kerap kita dengar setiap kali ada kabar duka. Tetapi ...
Read moreCatatan Cak AT: Malam Jumat lagi. Nanti malam. Para sejoli yang sudah hafal kalender romantika Nusantara tentu paham: Kamis sore ...
Read more